Mei 27, 2026

Asuransi Jasindo Perkuat Pencegahan Stunting di Desa Tetaf

2 min read

TTS, kupangmedia.net | Asuransi Jasindo kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Narasemesta. Kali ini, program difokuskan pada upaya pencegahan stunting bagi anak-anak dan ibu hamil di Desa Tetaf, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Mengusung tema “Cegah Stunting melalui Cipta Generasi Sehat & Edukasi Pangan Bergizi”, program ini mengedepankan pendekatan edukatif, preventif, serta pemberdayaan masyarakat. Rangkaian kegiatan meliputi edukasi gizi seimbang sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sosialisasi pola hidup bersih dan sehat, hingga penguatan layanan posyandu dan puskesmas untuk mendukung deteksi dini risiko stunting.

Direktur SDM dan Umum Asuransi Jasindo, Dewi Utari, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.

“Stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut masa depan generasi bangsa. Melalui Narasemesta, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat untuk memberikan edukasi, dukungan gizi, serta mendorong kemandirian pangan, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Utari.

Sebanyak sekitar 150 peserta terlibat dalam program ini, terdiri dari ibu hamil, ibu dengan anak usia 1.000 HPK, ibu dengan balita, remaja calon pengantin, serta masyarakat umum. Selain edukasi, Asuransi Jasindo juga menyalurkan bantuan pangan bergizi berupa beras, telur, dan biskuit jagung. Dukungan kemandirian protein turut diberikan melalui bantuan 150 ekor ayam pullet lengkap dengan pakan dan perlengkapannya.

Dalam upaya memperkuat layanan kesehatan, Asuransi Jasindo juga menyerahkan bantuan alat kesehatan, antara lain timbangan bayi digital, infantometer, dan stadiometer. Sementara itu, untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat, perusahaan turut memberikan bantuan alat pertanian seperti cultivator dan solar dryer.

Utari menjelaskan, pemilihan Desa Tetaf didasarkan pada tingginya risiko stunting serta keterbatasan akses terhadap pangan bergizi dan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
“Kami ingin memastikan bahwa intervensi yang dilakukan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi mampu menciptakan perubahan nyata dan berkelanjutan di masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan stunting membutuhkan kolaborasi berbagai pihak. Dengan sinergi antara perusahaan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, upaya pencegahan stunting diyakini dapat berjalan lebih efektif.

“Asuransi Jasindo berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas,” tutup Utari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI : Pimpinan Umum : ARIF M. BAIT, Bendahara : SUSANTI APLOEGI,SE, Pemimpin Redaksi / Redaktur : ERICK SABON,SE , Biro Kota Kupang : ERICK, Biro Kab.Kupang : AI // Alamat Redaksi : Jl. Kecapi, Gg.Tirosa, RT.20 / RW.10, Kel. Nunbaun Delha, Kec.Alak, Kota Kupang-NTT, Kontak Redaksi : HP / WA ( 081 247 469 171) // Penerbit : PT. Kantor Berita Kupang Media, SK. Menteri Hukum & Hak Asasi Manusia RI, No.AHU-00339.AH.02.01.Tahun 2016 | Newsphere by AF themes.

Anda tidak memiliki ijin dari admin