Pengurus Pusat PBVSI : Kompetisi Voli SMSI Harus Berlanjut hingga Level Nasional
2 min read
NTT, kupangmedia.net | Turnamen Bola Voli SMSI Cup I Tahun 2026 resmi berakhir. Ajang yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Pengurus Provinsi PBVSI NTT itu mendapat apresiasi karena dinilai turut mendorong pembinaan dan peningkatan prestasi atlet bola voli di NTT.
Apresiasi tersebut disampaikan perwakilan Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), sekaligus Technical Delegate KONI Pusat untuk asesmen venue PON 2028, Reginal Christian Nelwan, dalam acara penutupan SMSI Cup I di Auditorium Bahtera Artha Wacana, Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Kamis (15/10).
Nelwan menilai langkah SMSI NTT menyelenggarakan turnamen merupakan bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan olahraga. Menurutnya, peran media tidak hanya berhenti pada pemberitaan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui penyelenggaraan kompetisi.
Ia berharap SMSI Cup dapat terus digelar pada tahun-tahun berikutnya, meskipun penyelenggara masih menghadapi tantangan dari sisi jumlah penonton.
“Jangan sampai kegiatan ini berhenti. Saya berharap tahun berikutnya bisa diselenggarakan lagi. Bahkan kalau memungkinkan, kita bisa bertemu di kejuaraan yang lebih tinggi, termasuk tingkat nasional,” ujar Nelwan.
Menurut Nelwan, keberadaan kompetisi seperti SMSI Cup penting untuk memberikan jam terbang dan pengalaman bertanding kepada atlet, terutama kelompok pelajar yang memiliki potensi untuk dikembangkan.
Ia juga menyoroti penampilan salah satu pemain kategori pelajar, khususnya libero bernomor punggung 13. Menurutnya, kemampuan pemain tersebut menunjukkan bahwa prestasi dalam bola voli tidak selalu ditentukan oleh postur tubuh.
“Bola voli tidak mengenal tinggi badan. Yang paling penting adalah keuletan dan kemauan untuk terus berjuang dalam pertandingan,” katanya.
Selain mengapresiasi para atlet, Nelwan memberikan penghargaan kepada seluruh tim yang ambil bagian dalam SMSI Cup I 2026, baik kategori pelajar maupun umum.
Dari sisi venue, Nelwan menilai Auditorium Bahtera Artha Wacana UKAW Kupang cukup representatif untuk menggelar pertandingan bola voli. Fasilitas lapangan dan sarana pendukung dinilainya mampu menunjang pelaksanaan kompetisi.
“Fasilitasnya bagus dan lapangannya juga sangat baik. Ini menjadi salah satu tempat yang bagus untuk penyelenggaraan olahraga bola voli,” ujarnya.
Nelwan berharap SMSI Cup kembali digelar pada 2027 dengan cakupan kompetisi yang lebih luas. Ia bahkan mendorong agar ajang tersebut dapat berkembang hingga menghadirkan kategori tingkat nasional.
“Kita berharap tahun 2027 kegiatan ini tetap diselenggarakan. Bahkan kalau bisa, kategori nasional juga dilaksanakan di sini,” katanya.
Menurutnya, keberlanjutan kompetisi daerah menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pembinaan atlet. Dengan semakin banyaknya turnamen, atlet memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengasah kemampuan dan memperoleh pengalaman bertanding.
Nelwan juga mengajak seluruh pemangku kepentingan olahraga di NTT untuk memperkuat pembinaan atlet sejak tingkat daerah sebagai bagian dari persiapan menghadapi PON 2028.
SMSI Cup I 2026 pun diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi salah satu wadah pencarian dan pembinaan bibit-bibit atlet bola voli NTT menuju level prestasi yang lebih tinggi.
