Semangat Paskah Menggema dari Pesisir: Klasis Kupang Barat Siapkan Aksi Sosial di Tablolong
2 min read
NTT,kupangmedia.net | Menjelang perayaan Paskah 2026, Panitia Paskah Klasis Kupang Barat memperkuat koordinasi lintas sektor melalui rapat persiapan yang digelar di Aula Kantor Camat Kupang Barat, Rabu, (25/3). Pertemuan ini tak sekadar membahas seremoni keagamaan, melainkan merancang aksi nyata yang menyentuh dimensi sosial dan ekologis sebagai wujud iman yang hidup.
Agenda utama yang dimatangkan adalah kegiatan bakti sosial berupa pembersihan pesisir pantai dan penanaman pohon di Desa Tablolong. Pilihan lokasi ini mencerminkan semangat Paskah sebagai momentum pembaruan—tidak hanya secara spiritual, tetapi juga dalam relasi manusia dengan alam dan sesama.
Camat Kupang Barat, Villy Nakamnanu, menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, gereja, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan makna Paskah yang lebih kontekstual.
“Kami menyambut baik dan siap memberikan dukungan total. Ini adalah bentuk sinergi yang luar biasa antara tokoh agama, pemuda, dan pemerintah. Kami ingin memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, khidmat, dan lancar,” ujarnya.
Lebih jauh, Villy menegaskan bahwa kehadiran aksi sosial dalam momentum keagamaan menjadi langkah konkret dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Ia mengapresiasi inisiatif panitia yang tidak hanya berfokus pada ibadah seremonial, tetapi juga memberi perhatian pada kondisi sosial dan lingkungan sekitar.
Rangkaian kegiatan yang dirancang mencakup pembersihan pantai serta penanaman berbagai bibit pohon seperti pinang, sirsak, dan tabebuya. Upaya ini sekaligus mendukung sejumlah program strategis, mulai dari gerakan penghijauan nasional hingga promosi Desa Tablolong sebagai destinasi wisata pesisir.
Ketua Panitia Paskah, Robinson Radja, mengatakan bahwa pemilihan Pantai Tablolong merupakan arahan langsung dari Bupati Kupang, Yosef Lede. Ia menyebut respons cepat pemerintah kecamatan menjadi energi tambahan bagi panitia dalam mempersiapkan kegiatan. “Misi utama kami adalah menghadirkan sukacita Paskah yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas. Paskah harus hadir di tengah kehidupan, menyapa dan menguatkan,” kata Robinson.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Batakte, Harlini Ludji, memastikan pihaknya akan ambil bagian melalui pelayanan kesehatan gratis bagi warga. Menurut dia, Desa Tablolong selama ini belum tersentuh layanan serupa, sehingga momentum ini menjadi kesempatan untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Rapat tersebut juga menghasilkan skema teknis pelaksanaan kegiatan, mulai dari kebutuhan sarana-prasarana hingga susunan acara yang dirancang secara rinci.
Dengan semangat gotong royong yang menjadi napas perayaan, Panitia Paskah Klasis Kupang Barat berharap keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat. Dari pesisir Tablolong, pesan Paskah diharapkan tak hanya bergema dalam liturgi, tetapi juga menjelma menjadi tindakan nyata: merawat ciptaan, menguatkan sesama, dan menyalakan harapan baru.
