Maret 27, 2026

Bupati Yosef Lede Hadiri Sidang Klasis Kupang Tengah di Gereja Rohobot Fatukanutu

2 min read

OELAMASI, kupangmedia.net | Bupati Kupang Yosef Lede menghadiri pembukaan Sidang Klasis Kupang Tengah ke-42 Tahun 2026 yang digelar di Gereja Rohobot Fatukanutu, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Rabu, 21 Januari 2026. Sidang klasis ini menjadi ruang refleksi iman sekaligus forum strategis Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dalam merumuskan arah pelayanan jemaat ke depan.

Pembukaan sidang klasis tersebut turut dihadiri Ketua Sinode GMIT Pendeta Semuel Pandie, Anggota DPRD Provinsi NTT Nelson Matara, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang Sofia Malelak–De Haan, bersama pimpinan perangkat daerah, camat, kepala desa, para pendeta, dan jemaat setempat.

Dalam sambutannya, Yosef Lede menegaskan bahwa sidang klasis memiliki makna penting, tidak hanya bagi kehidupan bergereja, tetapi juga bagi pembangunan manusia secara menyeluruh. Menurutnya, sidang klasis adalah ruang perencanaan iman, tempat Gereja merumuskan program pelayanan yang akan menuntun jemaat selama satu tahun ke depan.

“Pada dasarnya, apa yang dirancang Gereja dalam sidang klasis memiliki tujuan yang sama dengan program pembangunan pemerintah dan DPRD, yaitu meningkatkan kesejahteraan umat yang adalah bagian dari masyarakat,” ujar Yosef.

Ia menekankan bahwa pembangunan tidak semata soal fisik dan anggaran, melainkan juga pembangunan iman, mental, dan karakter. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, Gereja, dan DPRD menjadi keniscayaan agar program yang dirancang tidak berhenti sebagai wacana, tetapi menjelma menjadi gerakan nyata yang menyentuh persoalan kemiskinan, rendahnya pendidikan, hingga problem sosial lain di tengah jemaat., “Relasi, koordinasi, dan kolaborasi harus terus diperkuat. Hasil persidangan jangan hanya bersifat seremoni, tetapi harus dihidupi dalam tindakan bersama,” kata Yosef.

Di tengah keterbatasan fiskal dan kebijakan efisiensi anggaran yang melanda pemerintah daerah, Yosef mengakui bahwa dukungan Gereja menjadi kekuatan penting bagi Pemerintah Kabupaten Kupang. Dukungan spiritual dan moral dari Gereja, menurutnya, mampu menjaga semangat pembangunan agar tidak goyah oleh keterbatasan sumber daya.,“Tantangan bagi pemerintah adalah soal sehari-hari. Dengan dukungan Gereja dan DPRD, tantangan itu akan kita lewati bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Sinode GMIT Pendeta Semuel Pandie dalam suara gembalanya menyebut sidang klasis sebagai fondasi pelayanan Gereja. Ia mengingatkan bahwa kompleksitas persoalan jemaat di Klasis Kupang Tengah menuntut kebijaksanaan dan kedewasaan iman dalam merancang program pelayanan. “Program pelayanan harus lahir dari pembacaan konteks jemaat dan mampu diwujudkan secara nyata, bukan sekadar tertulis di atas kertas,” ujar Semuel.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kupang Sofia Malelak–De Haan menyatakan keyakinannya bahwa Sidang Klasis Kupang Tengah ke-42 akan melahirkan gagasan-gagasan cerdas dan langkah strategis bagi peningkatan pelayanan jemaat. Ia juga mengajak Gereja untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah dan DPRD demi pelayanan dan pembangunan yang berkeadilan.

Sidang klasis ini menjadi penegasan bahwa pembangunan iman dan pembangunan sosial tidak berjalan terpisah. Di ruang-ruang gerejawi seperti Sidang Klasis, arah pelayanan dirumuskan bukan hanya untuk menguatkan spiritual jemaat, tetapi juga untuk menghadirkan harapan, keadilan, dan kesejahteraan nyata bagi masyarakat Kabupaten Kupang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

REDAKSI : Pimpinan Umum : ARIF M. BAIT, Bendahara : SUSANTI APLOEGI,SE, Pemimpin Redaksi / Redaktur : ERICK SABON,SE , Biro Kota Kupang : ERICK, Biro Kab.Kupang : AI // Alamat Redaksi : Jl. Kecapi, Gg.Tirosa, RT.20 / RW.10, Kel. Nunbaun Delha, Kec.Alak, Kota Kupang-NTT, Kontak Redaksi : HP / WA ( 081 247 469 171) // Penerbit : PT. Kantor Berita Kupang Media, SK. Menteri Hukum & Hak Asasi Manusia RI, No.AHU-00339.AH.02.01.Tahun 2016 | Newsphere by AF themes.

Anda tidak memiliki ijin dari admin